Persik Kalah Tipis dari Perth Glory FC

Pujian dari Lawan

KEDIRI– Hasil akhir International friendly game di Stadion Brawijaya kemarin adalah 1-2 (0-0) untuk keunggulan sang tamu, Perth Glory FC. Namun, penampilan Saktiawan Sinaga dkk mengundang pujian. Bukan hanya dari belasan ribu suporter yang memadati Stadion Brawijaya, juga oleh kubu lawan.

“Mereka (Persik, Red) bermain sangat baik. Luar biasa. Kami harus kerja keras malam ini,” puji David Mitchel, pelatih Perth Glory FC usai laga tadi malam.

Melihat jalannya pertandingan selama 90 menit, hanya dewi fortuna saja yang tak memayungi langkah skuad Macan Putih. Bukan hanya bisa mengimbangi permainan tim Australia tersebut, Persik beberapa kali menciptakan peluang emas yang nyaris menjadi gol.

Bermain dalam tempo tinggi, Persik menciptakan peluang pertamanya di menit kedelapan. Melalui umpan Ronald Fagundes, Christian Gonzales berhasil melakukan kontrol dada dengan sempurna dan diarahkan kepada Budi Sudarsono. Sayang sontekan keras Budi melambung tipis di atas mistar gawang lawan yang dijaga oleh Jason Petcovic.

Adrian Trinidad dkk juga tak tinggal diam. Dengan organisasi permaian yang sangat rapi, tim asal Australia Barat itu juga beberapa kali menciptakan peluang. Baik melalui Adrian Trinidad yang menjadi ujung tombak mupun striker lainya James Robinson. Namun skor sama kuat tersebut bertahan hingga turun minum.

Di awal babak kedua, ribuan Persikmania yang memadati Stadion Brawijaya sempat bersorak. Tendangan cerdik Cristian Gonzales di menit 50 dari luar area penalti berhasil melampaui penjaga gawang Jason Petcovic. Sialnya, tendangan tersebut mengenai mistar. Sayangnya lagi, pantulan bola yang kena mistar pun mengarah keluar gawang.

Empat menit berselang, pemain nomor punggung 8 James Robinson membungkam Stadion Brawijaya. Dengan proses yang sama dengan peluang Gonzales pemain Socceroos itu berhasil mencetak gol di menit ke-54.

Pada babak kedua ini permainan keras diperagakan kedua tim. Sempat pula terjadi ketegangan antarpemain. Wasit M. Sueb harus mengeluarkan lima kartu kuning.

Upaya pelatih Persik Arcan Iurie memasukkan striker Saktiawan Sinaga menggantikan Budi Sudarsono tepat. Pada menit ke-73, Saktiawan yang kini tampil plontos berhasil menyamakan kedudukan. Dia berhasil menyontek bola umpan pendek Gonzales di kotak penalti.

Kecerdikan David Mitchell teruji dalam duel tadi malam. Pertengahan babak kedua mantan pemain Chelsea itu mulai memainkan bola-bola crossing dengan memanfaatkan lebar lapangan. Saat itu fisik pemain Persik yang mulai habis terlihat keteteran. Hingga akhirnya pada menit ke-78 pemain belakang Dino Djulbic berhasil mencetak gol kemenangan Perth Glory.

“Kami tidak dinaungi keberuntungan. Saya pikir hasil ini cukup sebagai bekal di superliga. Kami tidak akan main di Liga Australia,” seloroh Manajer Persik Iwan Budianto.

Kekalahan timnya dari tim besutan David Mitchell pun bisa dimaklumi. “Saya rasa kami kalah dengan terhormat,” tandasnya. (jie/fud)

Sumber : Jawapos.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: